Pasar Terapung, pasti anda langsung mengenalinya dan oh ya, itu di Kalimantan, tepatnya di Kalimantan Selatan, Banjarmasin.

Anda warga kalsel atau pendatang dan tinggal di Kalsel, Kalimantan Selatan, atau mungkin di Kalimantan? apakah anda tahu dimanakah lokasi ini?

Judul tersebut sesuai dengan kenyataan yang ada, karena MINIM dan sangat KURANG nya Promosi bahkan sekedar informasi, sehingga Keindahan dan Pesona Alam di Waduk (danau buatan) RIAM KANAN yang terletak di sebelah timur laut kota Banjarbaru yang hanya berjarak 30 menit perjalan darat tidak terekspos ke masyarakat umum, bahkan (mungkin) warga Banjarmasin dan Banjarbaru pun serta daerah sekitarnya ada yang tidak (belum) tahu adanya keindahan dan pesona alam ini. Banyak warga kalsel yang malah pergi ketempat lain dan jarak tempunya cukup lama, dan jauh seperti wisata pantai dsb, atau bahkan mencari tempat liburan keseberang pulau. Tempat ini merupakan satu dari sekian banyak objek dan tujuan wisata yang sangat indah, memposana dan yang belum diberdayakan dengan baik khususnya di kalimantan selatan, mungkin karena prioritasnya ke bidang lain? (mungkin)….

Tempat ini dapat diakses dengan menggunakan angkutan umum yang berwarna hijau terbuka dari terminal Martapura/Banjarbaru, atau Kendaraan Pribadi.

dari perempatan banjarbaru (jika dari arah banjarmasin), ambil jalan lurus diperempatan tersebut. lihat rambu penunjuk arah di kanan atas foto berikut dibawah

Pemandangan selama perjalanan menuju Riam Kanan, sangat indah dengan pesona pegunungan dan perbukitan highlands Meratus

Salah satu spot pemandangan yang sangat memukau di Riam Kanan.

Sangat disayangkan dan seribu sayang, tempat ini tidak menjadi perhatian Pemerintah setempat. Ya, mulai dari minimnya informasi, promosi dan publikasi, serta sarana dan prasarana yang ada dikawasan ini untuk pengunjung/wisatawan. Jalan menuju Waduk Riam Kanan sudah bagus, aspal hitam tanpa cacat, dan beberapa kilometer juga ada jalan concrete mulus. Lebar jalan 6 meter-an, sehingga ketika berpapasan perlu kehati hatian ekstra pengemudi menuju tempat ini, serta jalan yang mendaki dan berkelok, mirip mirip puncak atau lembang lah! karena kurang tinggi saja dari permukaan laut, karenanya udara tidak terlalu sesejuk di puncak atau lembang. Namun,… bagi yang sudah merasakan tinggal dan stay di Banjarmasin atau Banjarbaru, tempat yang berjarak 1.5 jam saja dari Banjarmasin ini (seharusnya) menjadi kawasan wisata terpadu atau bahkan resort yang menyediakan tempat rekreasi untuk khalayak ramai, masyarakat kalsel yang memerlukan tempat hiburan dan berlibur.

Membayangkan, jika tempat parkir dibenahi, diperluas, diatur sedemikian rupa sehingga tidak ada pungutan liar dijalan yang hanya memungut saja, tanpa mengatur serta tersedia nya tempat parkir yang memadai bahkan untuk sekelas bus pariwisata, dibangunnya sistem transportasi antar pulau yang lebih baik dan teratur, tempat makan/minum suasana outdoor, pembenahan pulau pulau pinus yang kurang terawat, serta dibuatnya banyak gazeboo di pinggir air danau disetiap pulau dan penginapan, serta permainan permainan air, kami yakin! seribu persen yakin, wisatawan lokal ataupun mancanegara akan menjadikan tempat ini sebagai tujuan wisata nomor satu di negeri ini, mengalahkan pulau pulau lainnya yang sudah terkenal (dan makin kesini sudah tidak asri dan makin semrawut, hehe)

tapi tahukah anda? perihal tersebut tidak akan mungkin dilakukan, kenapa? karena ini adalah bagian dari system waduk (danau yang dibuat, reservoir), bagian paling inti dari pembangkit listrik riam kanan. karenanya banyak faktor yang menjadi pertimbangan pemerintah dan instansi terkait (PLN) kenapa tempat yang memiliki pesona alam ini ini tidak dikembangkan dan tidak dipublikasikan, salah satunya contruction-risk dan safety dari system waduk itu sendiri.

Bagi yang membawa kendaraan pribadi, harus ekstra hati hati memilih lokasi parkir, karena tidak tersedia tempat parkir yang memadai disini. Kendaraan pengunjung hanya dapat parkir di pinggiran jalan, mepet ke tebing, sementara jalan tersebut cukup sempit dan menanjak pula serta berbelok, jangan lupa pasang rem tangan serta parkir dalam keadaan posisi gear masuk ke gigi-1 (bagi yang manual).

Setelah parkir, pengunjung turun ke arah dermaga, jalan mentok terus kebawah, dan biasanya sudah ada yang menawarkan sewa perahu bermesin (kelotok), dengan kapasitas muatan untuk 20-30 orang. per Agustus 2014 ini, harga sewa PP melintasi pulau pulau yang ada di sekitar waduk dan sampai ke pulau pinus 1 dan pulau pinus 2, kami dapat harga 200 ribu rupiah, PP.

Bagi yang membawa keluarga beserta anak anak, jangan lewatkan mengeksplor pulau pinus 2 dan seberang pinus 2 yang terhubung dengan jembatan kayu, outbound dan lakukan perjalan menyusuri pinggir pulau dan tepian pulau atau batas air, sekalian mengenalkan alam kepada anak anak.

 

Alhamdulillah, kami beruntung, karena dapat kesempatan anak anak bermain main dengan beberapa ekor anak anak kerbaru yang masih dalam kategori aman untuk mereka dekati sendiri, dan melihat secara dekat seperti apa kegiatan kerbau ketika sedang memamahbiak, dsb.

Sangat pas sekali tempat ini untuk menjadi arena outbound dan outting, serta tentunya berwisata dengan keluarga. Jika pas waktunya, bertemu dengan para siswa siswi setingkat SMP atau SMA yang melakukan kegiatan Pramuka atau Camping disekitaran pulau pulau ini, dan disekitar pulau pulau yang ada masyarakat setempat melakukan budidaya ikan/tambak kecil kecil, namun rapi dan tidak mengotori air waduk dan tidak merusak pemandangan. Karena kita cukup prihatin dengan keadaan di beberapa danau alami dan atau waduk di indonesia yang digunakan masyarakat setempat untuk budidaya ikan, namun sudah dalam kategori mencemari, contoh seperti danau maninjau di sumatera barat, kampung halaman kami.

Semoga pemerintah setempat bahkan pemerintah provinsi segera aware dan terbangun dari tidurnya, dan segera mengembangkan kawasan yang sangat indah ini, potensinya luar biasa dan layak dinamakan hidden paradise di banjarmasin – banjarbaru, unbelievable, tidak menyangka!

Bagi yang ingin mengetahui cerita dan sejarah pembangunan Waduk Riam Kanan, silahkan kunjungi official website nya di www.riamkanan.com

Rute Jalan dan Arah ke Riiam Kanan dari Banjarmasin, bisa dilihat pada gambar dibawah… hanya 1 jam 12 menit..? normalnya sekitar 1.5 jam lah

Jangan lupa bawa kamera, paling tidak bagi yang hobi foto foto siapkan HP Henpon Handphone anda baterai nya terisi penuh, kalau tidak sangat disayangkan dan percuma saja jika tidak bisa foto2 dan mengambil moment perjalanan atau keindahan alam riam kanan. bagi yang sudah pro jangan lupa bawa lensa wide ya, memory card dan battery kalau bisa di dobelin biar puas dari pagi sampai sunset bisa bisa enjoy snapping moment disini.

— August 25, 2014

What Do You Think?

Thanks elo © 2018