Tulisan ini bagian dari Cerita kami dalam Family Adventure – Kalsel Kaltim (Kalimantan Selatan – Kalimantan Timur)

Pantai ini menjadi salah satu tujuan dalam perjalanan petualangan kami bersama anak anak. dari informasi yang kami dapatkan bahwa pantai ini sangat bagus dan lebih baik dari pantai pantai lainnya di kalimantan selatan (kalsel), dan juga disini para pengunjung (dewasa) dapat melakukan kegiatan snorkling, berenang terapung, melihat ikan dibatu karang. untuk Snorkling, dari pantai angsana harus menggunakan kapal penduduk sekitar ke lokasi snorkling. Perjalanan ke Pantai Angasana dari Batu Licin, sekitar 1 jam, dan atau dari Banjarmasin sekitar 4 jam lebih.

dari Jalan besar, masuk kedalam / lokasi pantai sekitar 20 menit, dan melalui jalan dirt / tanah, dan dikiri kanannya terdapat kebun sawit yang sangat lebat! Idealnya masuk ke lokasi ini menggunakan kendaraan yang tinggi, untuk kendaraan seperti sedan sepertinya penumpang didalam akan tersiksa, karena jalanan tanah tersebut tidak rata dan cukup banyak lubang.

Berkunjung disini bulan July 2014, begitu hampir sampai ke lokasi pantainya, kami bertemu gerbang dan semacam pos penjagaan, namun tidak ada orangnya? lho. Ternyata masuk ke pantai ini tidak perlu membayar apapun, bahkan parkir pun tidak, dalam hati kami wah hebat ini pantainya.

 

Karena serba Gratis, maka tidak ada tukang parkir, tidak ada petugas kebersihan, tidak ada beach guard penjaga pantai dan tidak ada tempat bilas/mandi. Untuk bilas atau mandi bisa menumpang ke rumah penduduk sekitar dan bayar seadanya, biasanya mereka minta 5000 rupiah per orang, ganti beli banyu katanya.

Namun sangat disayangkan, yang tadinya kami berpikir pantai ini layak dikunjungi, ternyata… kebersihannya sangat teruk (parah), sampah dimana mana, mulai dari tempat parkir sampai di bibir pantai bahkan pasir pantai nya pun banyak sampah. Subhanallah, entah apa yang terjadi di Pantai ini. Kegiatan kami pertama kali sampai di pantai ini adalah mengajak anak anak bersih pantai, walaupun tidak banyak kami mengajak anak anak mengambil sampah disekitar kami akan menggelar tikar dan beberapa titik sekitarnya dan kami kumpulkan disatu tempat. Dengan harapan kegiatan ini dapat dilihat oleh pengunjung lain dan mereka tergerak untuk melakukan hal yang sama. Mana mungkin pengunjung betah duduk dipantai dan berada disekitar sampah? Ya, sampah dan pengelolaan yang menjadi keprihatinan disini. Kenapa Pemda tidak care terhadap salah satu destinasi tempat wisata di kalsel ini? Pantai lainnya di kalsel seperti Takisung lebih baik, walaupun untuk masuk kita membayar ongkos parkir dengan harga yang tidak wajar, namun didalam pantai lumayan lebih bersih dan terdapat beberapa fasilitas yang cukup baik seperti tempat bilas dan permainan air lainnya.

Hasil bertukar cerita dengan pedagang dan tempat sewa pelampung dan kapal kapalan plastik disekitar pantai ini, mereka katakan sudah pernah diajukan ke pemerintah setempat untuk pengelolaan pantai ini dsb, namun seperitnya belum ada response atau mungkin ada sesuatu hal yang mungkin menyebabkan perihal tersebut belum terlaksana.

Semoga Pemda atau Pemprov memberikan perhatian segera untuk Pantai Angsana yang kita cintai ini…. semoga

Ombak di Pantai Angasana yang cukup besar, namun tidak dapat digunakan untuk surfing.

bermain Kapal Kapalan, dan pantainya cukup datar dan tidak dalam

ber-3 Terombang ambing di perairan pantai angsana

yu

Ayo Papa, lagi

Uda ALFi rescue Kakak dan SalSa

OK Done, lets go home

Ketika mau selesai, anak anak tersengat ubur ubur, namun masih kategori yang tidak berbisa, sehingga terasa gatal dan panas saja dan kulit mereka sedikit bengkak. Alhamdulillah, cadangan kami selalu siap, segera diberi minyak angin dan minyak kapak, alhamdulillah kedua minyak tersebut dapat mengurangi rasa gatal dan mengobati bengkaknya. untuk Pantai di perairan Kalsel, memang cukup banyak ubur ubur, seperti di Takisung juga kami pernah menemukan ubur ubur di sepanjang pantai tersebut, biasanya muncul di atas jam 3 siang s/d sore hari.

Pantai Angsana, sebuah tempat yang sangat indah dan menjadi kebanggan Kalimantan Selatan, semoga setelah tulisan ini dibuat Pantai ini mendapat perhatian lebih baik dari pemerintah setempat dan menjadikan tempat tersebut sebagai Pantai yang layak dikungjungi oleh wisatawan lokal ataupun manca negara, karena akan secara khusus berdampak positif untuk masyarakat sekitar dan kalsel pada umumnya, aamiin.

— August 1, 2014

What Do You Think?

Thanks elo © 2018