Memprihatinkan memang, dengan semarak demokrasi yang semakin berkobar kobar, Pilkada dan Pil Pil yang lain (yang tidak hafal lagi karena saking banyaknya) yang bisa dilihat di media telivisi atau media massa lainnya yang jika kita amati dengan baik dalam hitungan bulan berapa kali Pil Pil tersebut dilakukan?

Komentar Padusi.com ini bukan untuk menyudutkan ataupun menyalahkan, blaming ke satu atau beberapa pihak tertentu, tapi ingin menuangkan apa yang beberapa waktu terakhir ini rasanya menjadi unek unek dalam pikiran yang mungkin ada manfaat dan kegunaan yang baik untuk yang lain.

Ini bukan kampanye politik ataupun ingin meng counter demokrasi di indonesia, tapi sangatlah memprihatinkan jika kita semua melihat dari sisi biaya yang dikeluarkan negara, instansi, partai bahkan personal untuk men-sukses kan Pil Pil tersebut…. bisa dikalkulasi tanpa mesin hitung pun dari sisi biaya sangatlah tidak sedikit yang dikeluarkan…. dari mana? ….. ironis memang.

Saat ini bisa dilihat, begitu bejubel dan semrawutnya semua kota dan daerah daerah di Indonesia yang penuh dengan tampang tampang yang menjual visi dan misinya yang secara tidak sadar banyak aspek di rugikan, mulai dari keindahan dan tata ruang / kota yang penuh dengan poster poster tulisan baliho raksasa dan lain lain yang sangat tidak sedap dipandang mata…. apa yang terjadi??? silahkan anda menilai sendiri, apakah ini salah satu arah aktualisasi demokrasi atau..???

Belum lagi jika salah satu sisi kita melihat dengan banyaknya partai partai yang sekarang bejubel dan nama nama yang entah berantah kita kenal atau tidak yang secara tidak langsung / indirect memakan uang negara / rakyat? Bagaimana tidak, berapa biaya yang dikeluarkan negara untuk memuat nama nama yang sangat banyak tersebut, misal satu nama memakan space / tempat di surat suara 1 kali 10 cm, dan dikali dengan jumlah nama nama yang ikut berlomba lomba dalam pemilu, bisa dihitung dan di rata ratakan, 1 baris nama memerlukan biaya berapa untuk di cetak di sebuah kertas yang sesudah pemilu mungkin dibakar, hilang atau dibuang walaupun secuil yang bisa diambil oleh orang orang yang care untuk recycle.

Bayangkan, Bayangkan, berapa banyak Pohon di Hutan kita yang di tebang untuk melayani kebutuhan Pilkada, Pemilu dan Pil Pil lainnya? ups… Mannna implementasi Green Program nya (yang baru di declare di Bali 2008) ??? ………

Masih banyak lagi aspek aspek yang lain yang tidak akan muat untuk ditulis disini….

Merdeka, Merdeka, Merdeka, Semangat Bambu Runcing untuk meraih kemerdekaan RI…

— March 6, 2009

What Do You Think?

Thanks elo © 2018