Setelah menjalani program latihan terpusat di MP38 dan Kuala Kencana selama lebih dari 3 bulan, PS Freeport Indonesia (PSFI) dilepas oleh Presiden Direktur & CEO PT Freeport Indonesia (PTFI) Armando Mahler untuk mengikuti kompetisi Divisi II Liga Indonesia tahun 2008 (17/5 – 3/7).
Acara pelepasan berlangsung pada Jumat (9/5) bertempat di Senior Guest House (SGH) Tembagapura. Selaku Ketua Umum PSFI, Presdir memberikan restu kepada seluruh tim PSFI yang akan mengikuti Kompetisi PSSI Divisi II Liga Indonesia Tahun 2008.
Sekertaris Umum PSFI Pratita Puradyatmika memandu acara pelepasan dengan terlebih dahulu menyampaikan informasi dari manager meeting PSSI yang berlangsung di Balikpapan (16/4) yang lalu. Pratita menjelaskan bahwa putaran pertama Divisi II PSSI untuk tahun ini akan diikuti oleh 84 klub yang terbagi ke dalam 18 grup. ”PSFI sendiri tergabung dalam grup IX-A bersama tim-tim dari Papua dan Papua Barat, yaitu Persewon-Wondama, Perseru-Serui dan Persiss-Sorong,” katanya. Keempat tim tersebut akan berebut posisi juara dan runner-up grup untuk dapat maju ke putaran berikutnya dan akan bertemu dengan dua tim yang lolos dari Grup IX-B yang dihuni PS Tobelo, PS Kota Tidore, Persias-Asmat, Persimer-Merauke dan Persetebi-Teluk Bintuni. Dua tim yang lolos akan menjadi wakil pada babak 16 Besar.
Sesuai Jadwal Pertandingan yang dikeluarkan, Tim PSFI akan memulai debut-nya pada putaran I (17/5-4/6). Sementara putaran II akan berlangsung (12/6-3/7). Sampai saat ini tuan rumah putaran pertama babak penyisihan Grup IX-A masih menunggu keputusan PSSI, karena adanya dua tim yang menawarkan diri untuk menjadi penyelenggara; Persewon Wondama di Manokwari dan Perseru Serui di Biak. Untuk putaran kedua akan dilaksanakan di Sorong dengan Persiss selaku tuan rumah.
Ketua Harian sekaligus manejer tim PSFI John Rumainum dalam sambutannya menyampaikan penghargaan kepada Manajemen PTFI yang telah mendukung persiapan tim hingga mengikuti kompetisi Divisi II tersebut. ”Menjadi suatu kehormatan bagi para pemain bahwa Presiden Direktur & CEO PTFI, Bapak Amando Mahler yang juga selaku Ketua Umum PSFI menyempatkan diri untuk hadir memberikan dukungan moril bagi tim,” katanya. Lebih jauh, John Rumainum meminta agar PSFI, pemain dan ofisial, berusaha maksimal dan bersungguh-sungguh untuk mencapai target yang diharapkan yakni masuk empat besar dalam kompetisi Divisi II tahun 2008. ”Itu adalah syarat untuk mendapatkan promosi ke Divisi I, kasta sepakbola yang lebih tinggi dari posisi saat ini. Tentu saja hal ini harus disertai dengan perjuangan keras dan disiplin yang tinggi,” sambungnya.
Setelah menandatangani dan menyerahkan surat pelepasan tim PSFI kepada Manejer Tim John Rumainum, Ketua Umum PSFI Armando Mahler menyampaikan pesan agar para pemain mengeluarkan semua keahlian yang dimiliki yang telah mereka asah selama masa latihan, untuk mengikuti pertandingan dan bermain tanpa beban apapun. ”Dalam sebuah pertandingan kalah dan menang adalah soal biasa, tetapi Anda semua yang menjadi duta PTFI dapat kembali dengan selamat serta selalu menjaga citra dan nama baik PTFI merupakan suatu kebanggaan bagi komunitas PTFI bahkan Anda semua telah menjadi duta sepakbola dari Kabupaten Mimika dan Papua,” tegasnya.
Acara yang dikemas dalam suasana keakraban ini diakhiri dengan selingan humor-humor segar (mop) dan foto bersama. Tim PSFI direncanakan akan meninggalkan Jobsite pada Minggu (11/5) menuju Jayapura untuk melakukan uji tanding dengan beberapa kesebelasan lokal sebelum menuju ke lokasi kompetisi yang akan ditentukan kemudian.
Aturan PSSI
Sesuai dengan persyaratan peserta yang ditetapkan oleh Badan Liga Sepakbola Amatir (BLAI) PSSI, kompetisi Divisi II tahun 2008 menggunakan pembatasan usia pemain maksimal 23 tahun dengan mengizinkan pemain usia bebas sebanyak lima orang. Untuk menghadapi kompetisi tersebut PSFI mendaftarkan 21 pemain, yang terdiri atas 7 pemain berstatus karyawan dan 14 pemain berstatus non-karyawan. (PSFI/bw)
|