Indonesia Bangsa yang Ramah dan Murah Senyum, Hah?

diposting oleh akauts pada Senin - 11 Jan 2016

Berbagi Sebuah Renungan, untuk diri sendiri dan semoga ada yang merasa manfaatnya bagi yang lain, jika masih ada...

Masih Pantaskah mengatakan "Indonesia Penduduknya Ramah dan Mudah Tersenyum"...?
Masih ingatkah anda kalimat tersebut? Yang dulu anda pelajari didalam pelajaran PMP/PPKn/Budi Pekerti dan juga sangat sering kita dengat jika ada orang asing yang berkomentar di media seperti itu?

Tanya : Yakinkah? Benarkah? Iyakah? Masih Pantaskah?
Fakta_1 : Jika anda fair, jika anda berani jujur dan mengatakan kepada diri sediri, Sebutan itu sudah tidak pantas lagi ...! hanya beberapa daerah terpencil, di dusun dusun atau desa desa yang akan anda temukan keramahan di negara ini, dan itupun tidak semua.

Fakta_2 : ...?
setiap hari di jalan, ditempat umum, di sekolah, di lingkungan rumah, di tempat bekerja, terminal, bandara, pasar .... masih adakah yang tersenyum tulus ketika berjumpa dengan anda? khususnhya orang asing yang belum anda kenal? masihkah ada kesabaran dan keramah tamahan dan senyuman anda temukan di Jalan Raya? Anda akan merasa berada didalam rimba belantara yang dihuni oleh berbagai macam mahluk yang saling menjaga kepentingan dan mendahulukan kebutuhannya sendiri tanpa memikirkan orang lain.

Fakta_3 : Apakah anda tersenyum tulus kepada orang tua, anak, adik, kakak di rumah?

Fakta_4 : Maaf, senyum hanya muncul ketika berhadapan dengan orang yang anda segani, takuti dan butuhkan. (Tapi itu masih manusia juga kan, tapi masih mahluk juga lho). Apakah itu ikhlas? tidak, itu karena butuh, misalkan anda akan pura2 tersenyum ketika meminta sesuatu atau berhadapan dengan atasan, bos anda atau ketika meminta sesuatu ke orang lain? dan Parahnya, anda hanya akan tersenyum ketika bertemu BULE (orang dari negara lain)...? itu bukan karena anda tulus, tapi karena secara psikologis anda heran, dan mengharapkan berinteraksi dengan dia/mereka. Apabila anda sehari2 sudah bergaul/sering bertemu mereka, maka Maaf, tidak ada senyuman untuk-mu
smile emoticon

Jawaban : Dari survey di kota kota besar - sedang - kecil di Indonesia (dan bukan di desa), hanya 5 dari 100 orang yang tersenyum tulus ketika bertemu dengan orang yang belum dikenal (asing, tapi bukan bule ya), artinya hanya 5% saja. Atau, silahkan anda lakukan riset kecil. dari pagi bangun tidur sampai sore hari sebelum maghrib, catat dan ingat2, berapa orang yang anda temui, dan berapa orang yang tersenyum tulus ikhlas kepada anda?

Masih pantaskah dikatakan Indonesia memiliki penduduk yang ramah tamah? jawaban mutlak, TIDAK! karena jika lebih dari 50%, barulah anda pantas mengatakannya.

Apakah masih ada jalan? MASIH, selama masih ada yang tersenyum tulus ikhlas diatas permukaan bumi ini, maka itu masih bisa dirubah.

Ayo, Marilah mulai dari diri sendiri, tersenyumlah dengan tulus ikhlas kepada anggota keluarga dirumah sebelum anda keluar rumah, kepada orang tua, pasangan, anak, kakak, adik dsb dan ketika berjumpa orang yang tidak/belum dikenal cobalah tersenyum dengan tulus ikhlas, tanpa ada maksud dan tujuan dan bukan senyuman rayuan, dsb karena berbahaya untuk anda. maksudnya adalah buatlah orang lain merasa nyaman ketika melihat wajah anda dengan tersenyum. Dan senyum adalah Ibadah yang tiada duanya, senyum membuat hati dan diri kita sendiri menjadi tenang, ikhlas dan ploong.

Tersenyumlah, dan Bagilah Senyuman anda dengan Orang Lain, dan bersedekahlah dengan senyum karena lebih mulia daripada sedekah dengan harta. Maukah anda tersenyum setelah selesai membaca tulisan ini? dan semoga InsyaAllah, atas izin Tuhan YME anda meneruskannya kepada relasi anda dan orang orang yang anda cintai. silahkan di copas atau share, semoga terwujud kehidupan aman nyaman damai dan madani di negara ini dan para pemimpin "segera" membawa kemakmuran untuk rakyat sebagai "raja/atasan" mereka.

Dan semoga ini hanyalah pandangan saya semata, dan berawal dari diri sendiri dan orang orang terdekat yang selalu mencoba untuk tersenyum dan berbagi senyuman di setiap mengawali hari...

Aamiin Ya Rabb - akauts, 20141215

copy paste? silahkan, tidak dilarang. Tapi minta tolong supaya dicantumkan link sumbernya, anda lebih keren.


COMMENTS [0]

Share to Facebook


Please Leave Your Comment Here / Kami Sangat Senang Menerima Komentar Anda
"Khusus untuk yang bertanya/info tentang problem xiaomi mi4, konsultasi via email ke admin@padusi.com dan kirim capture [Home - Setting - About Phone] anda "
Your Name * maksimum 30 karakter
Your Email * email anda tidak akan ditampilkan / your email will be hidden
Comment *
Pesan anda akan ditampilkan setelah di cek oleh Admin
Your comment will be shown after moderated by Admin