Family Adventure - Kalteng

diposting oleh dandrian pada Sabtu - 22 Mar 2014

Perjalanan Petualangan kami ke Kalimantan Tengah (Kalteng), kota Palangkaraya, tidak terencana. Awalnya hanya bermaksud membawa Opa Oma jalan jalan melihat Jembatan Barito, yang berjarak sekitar 45 menit perjalanan dari kota Banjarmasin. Persis setelah Dhuhur kami berangkat dan sampai disana sekitar jam 2 siang.

Berhenti sebentar melihat aktifitas di Sungai Barito, mulai dari Tug boat Kapal Tunda dan Barge Tongkang Batu Bara yang melintas, bagaikan melihat bukit hitam yang berjalan di atas air, kegiatan perbaikan kapal disekitar jembatan (galangan, docking) dan juga aktifitas penduduk yang sedang memancing, berenang dan lainnya.

Setelah puas foto foto rencana melanjutkan perjalan kembali ke Banjarmasin dan mencari tempat makan, tiba tiba Oma tanya, Palangkaraya (Palangka) masih jauh? kami jawab, 4-5 jam perjalanan. Langsung ketika itu juga Oma bilang, ayo kita ke Palangkaraya.

Setelah berdiskusi dengan Mama nya anak anak dan juga anak anak, akhirnya kami setuju berangkat ke Palangkaraya, lagi pula selama di Banjarmasin kami belum pernah jalan kesana. OK, bermodalkan GPS dan melihat panduan rute dan rambu rambu, kami teruskan jalan ke Palangkaraya.

Kesan kami, Hebat! Jalan Lintas Propinsi di sisi Kalimantan Selatan (kalsel) sangat mulus, banyak pelebaran jalan ketika kami berkunjung ke palangka (maret 2014) dan benar benar terlihat aspal hitam. Tentunya aspal hitam (baru di aspal) menjadi idola bagi pengendara, selain mulus, permukaan nya pun tidak licin. dan Alhamdulillah, ketika memasuki perbatasan Kalteng, masuk waktu Ashr dan kami Shalat Ashr dulu di sebuah Mushala di sisi kanan jalan (dari arah banjarmasin), mushala nya besar, dan semoga mushala disana ramai jamaah nya.

Perjalanan kami lanjutkan ke palangkaraya, dan bukan hal baru lagi, jika anda berkendara di Daratan Pulau Kalimantan (2013-2014 ini), jangan heran bilamana menemukan banyak warung warung yang menjual Bensin dan Solar di sepanjang perjalanan, karena rata rata di Kalimantan khususnya jalan luar kota, sangat jarang SPBU yang buka setelah maghrib. Entahlah, apakah ada hubungannya dengan banyaknya jumlah warung yang jual BBM tersebut, simbiosis mutualisme.

Sebelum masuk ke kota palangkaraya, akan menemui Jalan Layang sepanjang 12 kilometer, ya 12 km... hebat, karena jalan layang tersebut dibuat untuk melintasi kawasan gambut atau rawa, yang mana sebelum ada nya jalan layang tersebut infonya harus menyebrang dengat rakit?

Namun Alhamdulillah, Bensin di kendaraan cukup sampai di sebuah SPBU di kota palangkaraya, dan kami pun isi FULL sembari mencari Mushala untuk Shalat Maghrib. Selesai shalat kami lanjutkan jalan ke tengah kota palangkaraya dan sudah gelap. Namun kerapian kota ini dan tertib nya para pengguna kendaraan di jalan sangat diacungi jempol, tidak ada desak desak-kan grasak grusuk dan lainnya, semuanya tertib. Dan yang memang pantas kota ini segera dijadikan ibukota administratif negara republik ini adalah Tata Kota dan Jalan nya yang sudah tertata rapi. Semua Jalan kota sudah 2 jalur, 12 meter dan ada separator ditengah jalan, dan jarak bangunan dengan bibir jalan sudah diatur sedemikian rupa, cukup jauh, sebagai antisipasi bilamana ada pelebaran jalan lagi. Taman, Trotoar, Drainage tertata rapi di kota ini, kapan ya jadi pindah ibukota administratif NKRI ke Palangkaraya, semoga segera terwujud, aamiin.

Dengan pindah nya ibukota administratif negara, minimal kesesakan Jakarta akan berkurang 30-40% dan semua problematika kota metropolitan itu akan dapat terselesaikan, namun apakah ada unsur politis dan lain lain sehingga belum juga terlaksana? Dan juga dapat meningkatkan APBD Kalimantan secara umum dan penyebaran pembangunan serta infrastruktur yang lebih baik dan merata sehingga tidak banyak terpusat di Jawa saja. 

Kota Palangkaraya, bisa di lihat di Peta, jika menjadi ibukota administratif Negara, posisi nya cukup simetris, berada di tengah tengah untaian kepulauan negeri ini. salah satunya membayangkan bilamana rute transportasi udara berpusat di ibukota administratif ini, sangat baik sekali, sehingga mobilitas rakyat indonesia baik ke barat (sumatera) dan timur indonesia bisa lebih banyak opsi dan pelayanan yang lebih baik tentunya karena banyak muncul kompetisi dalam pelayanan jasa angkutan udara.

Setelah puas berputar putar, dan setelah bertanya ke warga Palangka yang ramah ramah, ternyata pusat kotanya / keramaian di Bundaran. setelah kami menuju kesana dan putari beberapa jalan, alhamdulillah ketika perut sudah lapar kami menemukan restoran padang, bungo tanjuang. hmmm mantap, karena pada saat itu ketika di jalan Uda ALFi minta makan rendang dan juga Opa tentunya yang tidak bisa makan makanan selain masakan Padang.

Ngobrol panjang lebar dengan pemilik restoran tsb (sudah di level anak nya yang meneruskan), hmmm benar atau tidak ya? katanya dalam beberapa tahun terakhir banyak pejabat pusat baik pemerintahan, DPR dll yang datang ke palangka dan menanam asset disana, hmmm.. tanah, ya tanah... sudah bisa di tebak projeksi nya untuk apa kan?

Ya, begitulah. Namun demikian kita selalu mengharapkan KKN segera berkurang drastis di negara ini, dan rakyat hidup sejahtera, aman sentosa sesuai dengan amanat UUD 45 dan Pancasila! aamiin 

Berhenti di Mushala dekat perbatasan Kalsel Kalteng

Shalat Maghrib di sebuah Masjid (namanya lupa) dan ada kaligrafi besar didepannya menghadap ke jalan, subhanallah

Makan di restoran padang bungo tanjuang di palangkaraya

Bundaran Palangkaraya, sayangnya sudah malam dan gelap pas foto nya

Persis setelah Shalat Isya kami kembali menuju Banjarmasin dan sampai di Banjarmasin pukul 12 malam.

Terima Kasih Kalteng, Palangkaraya, Kota yang Hebat! we'll back and see you soon.

sudah dibaca pengunjung 2083 kali

copy paste? silahkan, tidak dilarang. Tapi minta tolong supaya dicantumkan link sumbernya, anda lebih keren.

Share to Facebook


COMMENTS [0] null


Please Leave Your Comment Here / Kami Sangat Senang Menerima Komentar Anda
Your Name * maksimum 30 karakter
Your Email * email anda tidak akan ditampilkan / your email will be hidden
Comment *
Pesan anda akan ditampilkan setelah di cek oleh Admin
Your comment will be shown after moderated by Admin

Tulisan Terkait dengan Kategori: Family Keluarga Jalan Jalan

Family Adventure - Jatim Jogja Jateng,