Tembagapura Kota yang Indah diatas Awan

diposting oleh dandrian pada Jum'at - 02 Aug 2013

Tembagapura, a beautiful town above the skies.
English Version Click Here Disini OK, i am sorry you read it on Google Translate, because I am not write this gorgeous subject in pure-typed-english at this moment, my fingers bent :) but I'm promised will do it soon, and will be embeded on this page

Tembagapura, sebuah kota yang sangat Indah diatas Awan
(untuk gambar atau foto belum sempat disisipkan oleh penulis, namun bisa dilihat paga bagian Gallery website ini, banyak) atau klik disini dan atau lagi lihat terus kebawah halaman ini :)

Sebuah kota yang terletak di ketinggian +/- 2000 meter diatas permukaan laut yang memiliki iklim pegunungan yang sejuk dengan tingkat curah hujan yang cukup tinggi serta memiliki udara yang sangat nyaman dan bersih. suhu temperatur disini sangat dingin, lebih dingin daripada kota lembang di bandung atau kota batu di malang, sangat dingin dan bahkan sering turun salju di lokasi yang lebih tinggi ditempat ini tapi masih dekat. Karena ketinggiannya, mayoritas awan akan berada dibawah atau setingkat kota ini, jadi bukan kabut lagi, tapi awan. ada juga yang mengatakan kota di indonesia tanpa matahari... ya tidak juga lah, yang benar saja kalau tidak kena matahari lebih dari setahun pasti sudah tidak ada biologis yang hidup disini. matahari tetap ada kok, biasanya muncul diatas jam 9 pagi sampai jam 2 siang. kalau cuaca cerah, dari pagi sampai sore ya normal normal saja matahari muncul seperti biasa di tempat lain di indonesia.

Terletak di Indonesia, provinsi Papua, kabupaten Mimika, Tembagapura adalah salah satu kota yang dibangun secara mandiri oleh sebuah perusahaan dan berada didalam komplek lokasi pertambangan.

 

I. Paradigma yang Salah
Banyak informasi yang berkembang khususnya bagi yang belum pernah menyimak dan membaca secara mengenai sejarah dan detail kota ini sehingga banyak yang mengatakan, apakah ini kota khusus ataukah kota yang benar benar tidak boleh orang awam / public untuk berkunjung, apakah hanya Karyawan dan keluarga nya saja yang bisa berkunjung atau apakah ini kota yang dimiliki oleh neraga lain, dsb. Sangat banyak persepsi yang berkembang, sangat banyak asumsi yang berkembang terutama bagi public yang belum mau untuk menggali informasi dan membaca secara detail tentang informasi kota ini sehingga asumsi asumsi dan opini yang muncul bermacam macam berkembang.

Tulisan ini tidak akan membahas secara detail mekanisme kunjungan dan terkait lainnya dengan perihal tersebut, namun hanyalah ingin memberikan penjelasan bahwa Kota Tembagapura bukanlah sebuah kota khusus atau kota yang hanya bisa didatangi oleh orang orang tertentu saja. Dan tidak ada maksud serta tujuan lain lain dari penulis untuk melakukan penjelasan ini, karena semua yang disampaikan disini adalah fakta actual apa adanya dan tanpa ada unsur serta maksud tujuan apapun.

 

Kota Tembagapura tidak berbeda dengan kota kota lainnya di Indonesia, kota tembagapura adalah kota untuk semua masyarakat dan bangsa Indonesia, siapapun boleh berada di kota ini ! Namun, perlu di catat, bahwa Kota Tembagapura adalah Kota yang berada didalam komplek Operasional sebuah Perusahaan . Karenanya perlu proses administrasi dan mekanisme yang harus diikuti oleh semua orang yang berkunjung ke kota ini, tanpa pengecualian.
Bukankah sebuah kewajaran dan dimanapun didunia ini proses administrasi dan mekanisme tertentu diberlakukan ketika anda berkunjung ke sebuah area. Analogy sederhananya adalah, anda bayangkan sebuah lingkungan sekolah, yang memiliki gedung sekolah, fasilitas olah raga, kantin, gedung administrasi sekolah, gedung penjaga, lahan parkir sekolah, dan lainnya dan tentunya area sekolah tersebut memiliki pagar. Dan juga disalah satu sudut pagar akan ada pos atau minimal tempat penjaga yang mana anda ketika akan masuk akan dilihat apakah anda seorang siswa, guru atau tidak. Dan jika orang umum yang datang ke sekolah tersebut tentunya ada harus lapor penjaga / security, mencatat nama, siapa yang dituju, dan keperluaan apa. Yang mana semua proses ini guna menjaga operasional dan kegiatan sekolah tidak terganggu.

Nah, gunakan anology tersebut untuk Kota Tembagapura. Memang secara cakupan lahan analogy sebuah sekolah tersebut harus anda kalikan ratusan kali atau mungkin bahkan ribuan kali karena area perusahaan berdasarkan Kontrak Karya perusahaan dengan Pemerintah sangatlah luas, yang terpapar dari pantai, daratan rendah sampai ke pegunungan (daratan tinggi)

Sebuah kewajaran, Karena ketika anda berada didalam komplek perusahaan ada tata tertib dan tata cara yang harus anda ikuti, karena tujuannya adalah baik, yaitu demi keamanan, keselamatan dan kenyamanan anda selama berada di dalam komplek area perusahaan yang sangat luas tersebut. Coba dibayangkan seandainya anda tidak mengikuti proses administrasi dan mekanisme yang disebutkan, anda masuk ke areal perusahaan dan keberadaan anda tidak diketahui oleh perusahaan dan kemudian anda tersasar, hilang didalam hutan atau area tambang lainnya, tentu saja itu menjadi tanggung jawab perusahaan, sebelum perihal tersebut melibatkan pihak berwajib dan instansi terkait. Didalam standard normative yang diikuti oleh perusahaan, perihal perihal seperti itu, walaupun di wilayah atau kota lain dianggap sepele, namun dari sisi perusahaan akan sangat berdampak besar, bahkan bisa menghentikan operasional perusahaan dan semua resources / sumber daya manusia yang dikhususkan untuk menangani hal tersebut diterjunkan langsung demi keselamatan anda.

Mungkin terlalu jauh pembahasan ini, namun penulis membatasi sampai tahap analogy tersebut dengan tujuan tidak terjadi paradigma yang salah terhadap area perusahaan khususnya Kota Tembagapura. Singkatnya, jika anda ingin berkunjung ke Tembagapura jawabannya bisa! Namun harus mengikuti semua proses administrasi dan mekanisme yang ditentukan oleh perusahaan. Mulai dari Anak Anak, Siswa, Mahasiswa, Peneliti, Konsultan, PNS, Instansi Pemerintah, Dinas Terkait, DPR, MPR, Parpol sampai pimpinan pimpinan negara ini sudah pernah mengunjungi Kota Tembagapura. Dan . Apalagi saudara kami, masyarakat local Papua, tentu saja mereka boleh karena Kota Tembagapura bertetangga dengan desa desa dan pemukiman penduduk local Papua. Berita ataupun Informasi yang mengatakan masyarakat local tidak boleh masuk itu adalah tidak benar. Kecuali kalau masyarakat local yang bukan Karyawan masuk ke lokasi lokasi inti operasional perusahaan seperti pabrik, lokasi tempat penambang dan lainnya, ya tentu saja tidak boleh . Dan bukan hanya masyarakat local saja, semua orang yang bukan Karyawan ya tidak boleh masuk ke lokasi lokasi tersebut karena ada persyaratan dan ketentuan ketentuan tambahan yang harus diikuti seperti mengerti potensi bahaya kecelakaan, keselamatan, tata cara dan harus menggunakan peralatan pelindung diri sampai penggunaan masker dan cadangan oksigen dsb. bagaimana, wajar bukan kalau lokasi lokasi tertentu tidak boleh dimasuki oleh yang bukan Karyawan namun sekali lagi kalau anda Karyawan tentu saja boleh masuk ke lokasi lokasi tersebut, mau Karyawan nasional (Indonesia) ataupun yang bukan nasional (expat).

   

Lagi lagi tambahan referensi, bahwa bukan perusahaan tambang saja yang memberlakukan proses adminitrasi dan mekanisme untuk masuk ke area nya, contoh lain misalkan kilang minyak, pabrik semen, pabrik tekstile yang pagar nya tinggi tinggi yang didalamnya juga ada fasilitas mess, barrack, rumah, supermarket, dsb, bahkan sekarang pun untuk masuk ke komplek komplek perumahan ekslusif saja anda harus mengikuti prosedur.
Intinya, tidak ada yang ditutup tutupi dan semua nya terbuka, dan kita batasi khusus perihal paradigma tersebut sampai disini, untuk lebih detainya bisa anda lihat di website resmi perusahaan di www.ptfi.co.id atau langsung menghubungi mereka dari informasi yang ada dibagian halaman contact website tersebut.

II. Fasilitas yang ada di Tembagapura
Kita persempit cakupan pembahasan ini, karena selain kota tembagapura di dalam komplek perusahaan adalagi kota kota Indah (baca: tempat bermukimnya Karyawan) lainnya, seperti Hidden Valley, Rainbow Ridge, Ridge Camp, Kuala Kencana, Mile Post 39, tempat wisata yang bernama paradise (sudah tidak ada) dan lainnya.
Fasilitas yang ada di tembagapura:
1. Tempat beribadah, Masjid dan Gereja
2. Sekolah
3. Rumah Sakit
4. Fasilitas Olah Raga (Lapangan Bola, Tenis, Bulu tangkis, Squash, dsb)
5. Supermarket / Shopping Center / Tempat Belanja
6. Restoran
7. Fasilitas pengolahan air bersih dan air limbah
8. Fasilitas pembangkit dan distribusi listrik
9. Asrama khusus untuk siswa dari masyarakat local yang bersekolah di sekolah perusahaan
10. Taman dan Playground (tempat bermain anak anak)
11. Tentu saja tempat tinggal, mulai dari Rumah, Mess (Barrack), dan Messhall (Tempat Makan)
12. Fasilitas yang tidak ternilai harganya, sebagai rahmat dari Allah SWT adalah keindahan alam yang tiada duanya, mulai dari Gunung, Ratusan Air Terjun, Sungai, Landscape yang unik, dsb

Semua yang sudah berada didalam linkungan komplek perusahaan boleh menggunakan fasilitas tersebut, dan tentu saja ada mekanisme tertentu yang harus anda ikuti. Bukan berarti untuk setiap kegiatan diatur dsb, namun semua aturan tersebut sudah disesuaikan dengan apa yang diatur, dan semuanya adalah demi keselamatan, keamanan dan kenyamanan. Misalkan jika shopping center tidak diatur, bisa dibayangkan tempat belanja bahan pokok, primer dan sekunder tersebut sekaligus dimasuki oleh semua orang yang berada di komplek perusahaan baik yang single/bujangan, keluarga, tamu, masyarakat local dan lainnya bisa dibayangkan akan tidak cukup tuh shopping, karena fasilitas tersebut tidak sebesar dan semegah mall mall dan plaza plaza yang ada di kota anda.

Nah, semoga sudah mulai paham dan mengerti dengan situasi, aturan aturan dan apa yang ada di tembagapura, dan bagi yang ingin langsung mengalami dan belajar untuk hidup lebih disiplin, selain untuk bekerja menjadi seorang professional yang baik, maka disinilah salah satu tempat untuk belajar disiplin, mengikuti aturan dan bertanggung jawab menerima konseksuensi yang sudah diatur sedemikian rupa apabila anda melakukan pelanggaran. Contoh sederhana, coba saja di area khusus kecepatan kendaraan 15 km per jam, anda kelebihan kecepatan 3 km/jam saja, siap siap di tilang dan mendapatkan hadiah dari department terkait. Dan salah satu contoh yang sangat baik adalah, disini semua pengendara lalulintas lebih teratur, dan disini pejalan kali yang menyebrang jalan selalu didahulukan, semuanya demi keselamatan dan kenyamanan yang prioritasnya sudah diukur dan diatur sedemikian rupa bukan

III. Akses ke Tembagapura
Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, apabila anda sudah melakukan semua proses administrasi dan mekanisme kunjungan, maka untuk mengakses tembagapura dari provinsi lain adalah sebagai berikut.
Penerbangan antar pulau.

Jika anda dari pulau lain, saat ini sudah banyak penerbangan untuk ke tembagapura, namun penerbangan tersebut tidak langsung mendarat di tembagapura, karena tembagapura kan di pegunungan, tidak memiliki bandara yang pesawat berbadan besar mendarat. Jadi bandara untuk ke tembagapura adalah Bandara Timika, namanya Bandara Moses Kilangin. Penerbangan dari Jakarta misalnya sudah banyak, misalkan Garuda dan Merpati. Khusus untuk Karyawan, perusahaan mengoperasikan penerbangan khusus, namanya AirFast. Karyawan juga membayar juga lho, bukan berarti gratis. Mekanisme nya diatur oleh department yang bertanggung jawab untuk membantu mekanisme penebangan, jadi Karyawan yang akan naik airfast mengurus klaim jatah ticket mereka atau travel allowance yang disediakan setahun sekian kali dan telah ditentukan dalam peraturan perusahaan. Jatah ticket atau travel allowance boleh digunakan oleh keluarga, baik orang tua, anak, kakek, nenek, om, tante, paman, bibi, sepupu dan lainnya. Contohnya tamu yang disponsori oleh Karyawan, walaupun itu bukan keluarga, misalkan teman, sahabat dan juga pembantu rumah tangga.

Perlu diketahui bahwa banda timika adalah bandara umum, sudah di hibahkan oleh perusahaan kepada pemerintah daerah, namun demikian perusahaan masih tetap membantu dalam operasionalnya bisa dibayangkan bukan, komitmen perusahaan untuk layanan public.

Dari bandara di timika (moses kilangin) untuk menempuh tembagapura ada 2 cara, lewat udara dan lewat darat. Jadi apabila anda request dan fullly approved by Visitor Management dan ID juga ready, kemudian by electronic akan diberikan surat tersebut, dan dengan memiliki surat kunjungan (Business Visitor BVTR ataupun Non Business Visitor N-BVTR) anda langsung melapor kepetugas di bandara yang mewakili perusahaan untuk menggunakan fasilitas transportasi darat ataupun udara. Kemudian petugas akan memberitahukan Jadwal dan fasilitas transportasi yang tersedia saat itu, jika pada saat itu dari Jadwal yang ada bis, yang anda naik bis. Jika tersedia transportasi udara (helicopter) ya naik heli. Dan perlu diingat lagi semuanya sudah diatur, seperti penjelasan diatas, bisa dibayangkan bukan jika mekanisme tidak diikuti, itu bis atau heli bisa over capacity dan tidak bisa memuat penumpang atau menambah trayek/trips apabila tidak diatur seperti itu. Dan perlu diketahui lagi bahwa semuanya GRATIS alias FREE alias TIDAK BAYAR. Yang perlu anda lakukan hanyalah mengikuti proses administrasi, melakukan mekanisme yang diatur dan mematuhi aturan yang ada, simple dan sederhana bukan Bagi yang tidak terbiasa berdisiplin dan mengikuti aturan mungkin (sebagian) akan berfikir ini proses yang bertele tele dan cenderung menyusahkan hhmmm, up to you, itu kembali kepada pribadi masing masing, namun yang perlu dilihat adalah tujuan dari semuanya itu untuk kita (anda) juga kok.

 

A. Jalur Darat
apabila menggunakan jalur darat, dari bandara moses kilangin (setelah mengikuti prosedur seperti penjelasan diatas), akan disediakan bus untuk mengantar anda ke Tembagapura, bis nya unik, mudah dihapal, warnanya orange atau putih biru. Bis yang disediakan perusahaan bukan bisa biasa lho, bis tersebut sudah di assess (di uji) untuk mampu menempuh perjalanan menanjak perbukitan dan gunung serta memiliki durability (ketahanan) yang baik juga suspensi yang cukup sehingga penumpang tidak terguncang atau goyang dangdut didalamnya, hehe. Untuk saat ini bisa yang ada merknya IVECO, dari sebuah manufacture / pabrik di eropa, dan sebelumnya yang digunakan adalah bis yang cukup terkenal, yaitu merek MAN (bisa dilihat di http://www.mantruckandbus.com). Kapasitas bus rata rata memuat, 40 sampai 60 penumpang.

Bus memulai perjalanannya dari moses kilangin, kemudian dalam 5 menit anda akan sampai di checkpoint (pos pemeriksaan) di MP (Mile Post 28). Nah, semenjak MP 28 ini anda sudah terhitung masuk di areal perusahaan, karena Bandara masih termasuk area public (umum). Dari MP 28 bus akan melewati jalan yang dibuat oleh perusahaan, jalannya unik, tidak menggunakan aspal, jalan tersebut dibuat dengan proses pemadatan sedimikian rupa dan hanya dilapisi gravel halus (batuan halus, rata) dan tanah. Jalan tersebut memiliki lebar lebih kurang 15 meter dan semua aturan selama perjalan harus diikuti oleh semua kendaraan yang melintas, mulai dari batas kecepatan, rambu rambu, lighting kendaraan (lampu depan/lampu besar) yang harus dinyalakan, dsb.

sekitar 10 menit dari MP28 akan sampai di pos pemeriksaan MP 38. Nah, mulai dari MP 38 perjalanan akan mulai seru, karena sudah mulai sedikit menanjak dan berbelok belok, bagi yang biasa mabuk perjalanan darat, sebaiknya dibawa tidur saja atau minum obat anti mabuk. Kalau yang sudah terbiasa, nyaman saja. +/- 20 menit dari MP38 akan sampai di MP 50. Nah mulai terhitung di MP 50, ini perjalanan akan makin asyik, sebagian jalan sudah di concrete / di semen, dan akan melewati sebuah terowongan yang membelah bukit sepanjang 1.8 km. dan tanjakan serta belokan belokannya semakin menantang, ada tanjakan hampir sampai kemiringan 45 derjat plus plus!

Perjalanan akan lebih asik apabila dilakukan bukan dimalam hari, karena disinilah anda bisa melihat kebesaran Tuhan sang Maha Pencipta, mulai dari Lembah, Gunung, Jurang, Hutan, Air Terjun, bus yang masuk kedalam Awan (bukan kabut lagi lho), dsb. Subhanallah.

Lebih kurang 40 menit dari MP 50, sampailah di check point MP 66 (hidden valley), setelah sampai di hidden valley perjalanan dilanjutkan ke MP 68 (tembagapura), perjalanan dari hidden valley ke tembagapura seperti berseluncur, karena hidden valley posisinya lebih tinggi dari tembagapura. Dalam perjalan 10 menit tersebut anda akan menikmati pemandangan yang sangat indah, baik di siang hari ataupun malam hari, disisi kanan anda akan melihat puluhan air terjun yang turun dari gunung aghawagon, dan dari hidden valley akan terlihat pemandangan indah kota tembagapura, rumah rumah, barrack dan mess tersusun sedemikian rupa diantara dua buah sungai yang membelah tembagapura, sebuah pemukiman kecil (dengan kapasitas +/- 15 ribu penduduk)

Begitu sampai di tembagapura, anda akan turun diterminal penumpang (namanya Mulki), dan anda dapat melanjutkan perjalanan ke penginapan anda dengan bis (gratis) lagi, warnanya masih tetap orange atau biru putih.

B. Jalur Udara
Dari bandara moses kilangin, apabila Jadwal pada saat itu menggunakan heli, maka anda akan diberikan daftar tunggu dan ticket untuk naik heli yang trip ke berapa. Dengan disiplin dan teratur mengantri semua penumpang naik heli langsung menuju tembagapura dalam perjalan selama 15 menit saja. penerbangan heli dari bandara timika ke papua, hanya ada pada jam jam tertentu saja karena department dan operator penerbangan heli harus melihat situasi dan kondisi cuaca. Rata rata heli terbang dari pukul 06.00 pagi sampai pukul 09.00 pagi, karena pada jam jam tersebut tidak ada kabut dan awan yang menghalangi perjalanan menuju tembagapura dari daratan rendah. Namun kalau cuaca mendukung, heli bisa terbang sampai pukul 12.00 siang hari. Hal tersebut menjadi pertimbangan karena terbang dengan heli menuju tembagapura anda akan melewati lembah lembah dan pegunungan, bisa dibayangkan kalau anda ngotot minta tetap terbang sementara kabut dan awan masih tebal.. seperti apa jadinya.

Kapasitas Heli untuk menuju tembagapura sebanyak 25 orang, menggunakan heli buatan rusia tipe Mi-8. Dan terkadang pada saat peak tambahan heli juga dioperasikan oleh perusahaan menggunakan tipe bell (buatan amerika) yang berkapasitas 8 orang saja.

 

Selama menuju heli, selama didalam heli dan ketika turun anda harus mengikuti aturan yang ada, tidak boleh sembarangan, semuanya demi keselamatan, keamanan dan kenyamanan anda. Bisa dibayangkan kalau anda sembarangan pada saat menuju heli, dan tidak mengikuti aturan/petunjuk yang diberikan, anda bisa bisa melintas melewati bagian belakang / ekor heli yang mana baling baling belakang (rudder) yang sedang berputar. Dan selama diatas heli anda wajib menggunakan penutup telinga, karena bisingnya suara dari propeller /baling baling utama helicopter. Begitu juga pada saat turun, anda wajib mengikuti arah dan garis petunjuk yang sudah di tulis dilantai.
Heli akan mendarat di helipad yang berlokasi di MP 66 (hidden valley), sebelumnya helipad tersebut berada di MP 68, namun dikarenakan jumlah penumpang yang sudah semakin bertambah, dan sesuai dengan master plan pengembangan tata kota, maka saat ini digunakan helipad di 66.

Dari helipad anda akan diantar menuju tembagapura (MP 68) dengan bus ke terminal, dan setelah sampai di terminal anda dapat melanjutkan perjalan ke lokasi penginapan, barrack/mess atau rumah menggunakan bus perusahaan yang trayek nya sudah ditentukan, dan semuanya GRATIS alias Free alias TIDAK BAYAR.

Postingan Khusus Tentang Perjalanan Menggunakan Heli dapat dilihat disini

Demikian dulu sediki tulisan tentang Tembagapura, dan insyaAllah akan disambung lagi ke bagian berikutnya tentang Ttembagapura, karena sangat banyak sekali cerita tentang kota yang sangat indah ini. Semoga bermanfaat untuk semuanya, dan yang sangat utama adalah supaya masyarakat umum / public tidak memiliki paradigma yang salah terhadap Kota Tembagapura, sebuah kota yang sangat indah yang berada diatas awan, yang memiliki pesona alam dan keindahan luar biasa, serta saudara saudara kami yaitu masyarakat local yang ramah tamah dan sangat menjunjung tinggi budaya dan adat istiadat.

Terima Kasih dan apabila memerlukan informasi lebih lanjut anda dapat langsung menghubungi Corporate Communication PTFI melalui contact yang tersedia di website www.ptfi.co.id

(penulis tidak bekerja di department tersebut, dan tidak memiliki maksud dan tujuan khusus apapun dengan menulis ini, hanyalah semata supaya publik umum tahu bahwa Tembagapura adalah salah satu kota yang ada didalam negara ini. semua informasi, gambar dsb bereferensikan dari fakta dan data yang ada, dan apa adanya). Apabila anda menyalin atau mengcopy paste tulisan ini, tidak dilarang, namun tolong tautan/tulisan link sumbernya tetap dimuat.

Jika anda ingin bertanya, atau berkomentar silahkan isi pada bagian komentar dibawah, kami sangat senang dan menghargai komentar anda. dan mohon untuk tidak berkomentar menggunakan kata kata yang tidak baik, SARA dsb.

tambahan: apabila anda masih hanyut dengan informasi tentang adanya Uranium di Lokasi Tambang atau yang di Tambang oleh PTFI, sebaiknya anda jangan hanya pandai dan mau paham info itu saja, tapi pahami dulu apa itu URANIUM. Baca penjelasan URANIUM disini, supaya tidak gagal paham, dan pakai gugel translet bilamana diperlukan.

Artikel dan Informasi lain tentang Tembagapura silahkan lihat disini
Foto Tembagapura #fotoTembagapura dan Pemandangan Indah Alam Papua dapat anda lihat disini /ani/gallery/
Masih belum nemu juga? klik disini, sudah di kelompokan foto foto tembagapura ptfi per area

Wassalam,
penulis, we are FI 840964, 849123 817135 - Arief Kautsar, Dwi Krisna Andriani
Call Sign ARC D101
our last home stay and place where our children born... Palapa 234i

sudah dibaca pengunjung 12475 kali

copy paste? silahkan, tidak dilarang. Tapi minta tolong supaya dicantumkan link sumbernya, anda lebih keren.

Share to Facebook


COMMENTS [1]
sdh pernah mengungkap ttg urusan kehidupan pegawai fi dan klg yg terpisah? dan hanya bisa bertemu 2 kali cuti dlm setahun..
posted by ira--111.94.4.187 on 24 Oct 2016 02:26


Please Leave Your Comment Here / Kami Sangat Senang Menerima Komentar Anda
Your Name * maksimum 30 karakter
Your Email * email anda tidak akan ditampilkan / your email will be hidden
Comment *
Pesan anda akan ditampilkan setelah di cek oleh Admin
Your comment will be shown after moderated by Admin

Tulisan Terkait dengan Kategori: tembagapura, freeport, ptfi

its a biker`s life - parodi keseharian pemotor he he,    Foto Video Kota Tembagapura Papua Freeport Indonesia,    Jalur Udara Timika Tembagapura,    Tembagapura Hollywood, untuk mu Tembagapura ku,    Kantor Papa di FM,    Indonesia Independence Day at Tembagapura ,    Ceria Tembagapura,    Berjemur Pagi dan Hidden Valley lagii,    Opa Oma Uncu trips to Open Pit and Underground,    Morning Sunbath and Special Visit,